Dampak Pastoral Konseling Dengan Menggunakan Intervensi Psychodelsi terhadap Penurunan Kemarahan dan Peningkatan Pengampunan Kepada Mahasiswa STT Anugerah Misi Nias Barat

Authors

  • Budieli Hia Sekolah Tinggi Teologi ANugerah Misi Nias Barat

Keywords:

Counseling Pastoral, Psichodelsy, anger, forgiveness

Abstract

Abstract: This article is a research conducted on students at the Anugerah Misi College of Theology (STT) West Nias specifically who took the Pastoral Counseling II class. In this process, students are guided by the theory popularized by Rev. Jaharianson Saragih in his book Psychodelsi (Psycho, Deliverance, Spiritual) carries out direct practice as a counselor for others and also as a counselee or client. By using qualitative research through library research and field research through direct practice, researchers studied and found that many students studying theology still had bitter roots, namely anger towards their parents, specifically towards their father. Through direct practice using the life story method and typology or personality as well as tracing the family tree (genogram), clients discover the roots of the bitterness they experience stems from anger that has been stored for years. After this process, the client is guided to forgive the people who have hurt him. After going through a pastoral counseling process using psychological, deliverance and spiritual approaches, the client is finally free from anger and makes the decision to forgive and get relief. Keywords: Counseling Pastoral, Psichodelsy, anger, forgiveness.

Abstrak: Artikel ini merupakan sebuah penelitian yang dilakukan terhadap mahasiswa-mahasiswi di Sekolah Tinggi Teologi (STT) Anugerah Misi Nias Barat secara khusus yang mengikuti kelas Konseling Pastoral II. Pada proses ini mahasiswa dengan mempedomani teori yang dipopulerkan oleh Jaharianson Saragih dalam bukunya Psychodelsi (Psycho, Deliverance, Spiritual) melakukan praktik langsung menjadi konselor bagi sesamanya dan juga sekaligus menjadi konseli atau klien. Dengan menggunakan penelitian kualitatif melalui penelitian kepustakaan (library research) dan penelitian lapangan (field research)melalui praktek secara langsung, peneliti mengkaji dan menemukan bahwa banyak mahasiwa yang belajar teologi masih menyimpan akar pahit yaitu berupa kemarahan terhadap orang tua secara khusus terhadap ayahnya. Melalui praktek langsung dengan menggunakan metode life story dan tipologi atau kepridian serta penelusuran pohon keluarga (genogram), klien menemukan akar pahit yang dialami bersumber dari kemarahan yang tersimpan selama bertahun-tahun. Setelah proses itu, klien dituntun untuk mengampuni orang-orang yang telah menyakiti hatinya. Setelah melalui proses konseling pastoral dengan pendekatan psychologi, deliverance dan spiritual akhirnya klien terbebas dari kemarahan dan mengambil keputusan untuk mengampuni dan mendapatkan kelegaan.

References

Atiya, Farkhatul, and Sofiana. “Peran Tes Enneagram Dan Tes Ssct Dalam Mengenali Kelebihan Dan Kekurangan Siswa” (2022).

Clinebell, Howard. Tipe-Tipe Dasar Pendampingan Dan Konseling Pastoral. Edited by B.H. Nababan. Bahasa Ind. Jakarta: Kanisius dan BPK Gunung Mulia, 2002.

Emilia, Grace. “Penggunaan Enneagram Dalam Pembinaan Formasi Spiritual Kristen.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 5, no. 1 (2021): 37.

Fridayanti, F, and Elis Anisah Fitriah. “Why and How Am I Angry? Exploring the Causes and Expressions of Anger of the Islamic Sundanese Adolescents.” Jurnal Psikologi Ulayat (2020).

Gulo, Kejar Hidup Laia; Endi Perianus. Karakter Hamba Tuhan. Nias Barat: STTAM Nias Barat, 2023.

Julianto Simanjuntak, and Roswitha Ndraha. Self Healing Self Counseling. Tangerang: Yayasan Pelikan, 2021.

Leo, Sutanto. Skripsi, Tesis, Dan Disertasi Teologi Kristen. Cet. I. Bandung: Lembaga Literatur Baptis, 2022.

Messakh, Besly J.T. “Dimensi Pastoral Dalam Doa: Menemukenali Praktik Doa Yang Bertanggungjawab Dalam Pelayanan Pendampingan Dan Konseling Pastoral.” Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen, dan Musik Gereja 3, no. 2 (2019): 33–46.

Ndraha, Julianto Simanjuntak; Roswita. Salib Di Tengah Badai Keluarga. Tangerang: Yayasan Pelikan, 2022.

Ndraha, Julianto SImanjutak; Roswitha. Membangun Harga Diri Anak. Tangerang: Yayasan Pelikan, 2010.

Saragih, Jaharianson. “Exorsism: An Alternative To Helaing Ministry.” Mission Sparks: Academic Journal of Asia Region 7, no. 7 (2019): 189.

———. PsychoDelsi (Psycho Deliverance Spritual) Kacamata Baru Dalam Melihat Akar Masalah Klien. Medan: CV. Sinarta Medan, 2019.

Sasauw, Meiland Fera. “Konseling Pastoral Dalam Pendekatan Dan Integrasi Teologis Psikologis.” EUANGGELION: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 4, no. 2 (2024): 120–127.

Simanjuntak, Julianto. Mengenali Monster Pribadi. Tangerang: Yayasan Pelikan, 2020.

Sitohang, Vensya. “Kebijakan Kesehatan Jiwa.” Bandung: KKKI ke-16, 2023.

Suharjanto, Gatot. “Keterkaitan Tipologi Dengan Fungsi Dan Bentuk: Studi Kasus Bangunan Masjid.” ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications 4, no. 2 (2013): 975.

Sumarto, Yonatan. “Konseling Dan Pertumbuhan Gereja.” Cura Animarum 1 (2019).

Susabda, Yakub B. Konseling Pastoral. I. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2014.

Susanto, Daniel, ed. Sekilas Tentang Pelayanan Pastoral Di Indonesia. Cetakan 2. Jakarta: Majelis Jemaat GKI Menteng Jakarta, 2010.

Widodo Gunawan. “Pastoral Konseling: Deskripsi Umum Dalam Teori Dan Praktik.” Jurnal Abdiel 2, no. 1 (2018): 85–104.

Downloads

Published

2024-04-30

How to Cite

Hia, B. (2024). Dampak Pastoral Konseling Dengan Menggunakan Intervensi Psychodelsi terhadap Penurunan Kemarahan dan Peningkatan Pengampunan Kepada Mahasiswa STT Anugerah Misi Nias Barat. Views : Jurnal Teologi Dan Biblika, 2(1), 63–79. Retrieved from https://penerbitviekawahanasemesta.com/index.php/views/article/view/budieli_2024