Pembinaan Guru Sekolah Minggu Tentang Cara Mengajar Sekolah Minggu Yang Efektif di GKJ Gunungkidul Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.63248/mangentang.v3i1.143Keywords:
Sekolah Minggu, Pembinaan Guru, Strategi Mengajar Anak, Pendidikan AnakAbstract
Abstract
Sunday School teacher training is a crucial foundation for shaping the quality of children's faith education in the church. This study aims to describe effective training strategies for Sunday School teachers within the context of GKJ Gunungkidul Yogyakarta, focusing on teaching methods that align with children's developmental stages and the demands of the times. A qualitative approach was used to gather data through observation, literature study, and interviews. The findings indicate that effective teaching strategies must consider children's age-related developmental stages, the use of visual aids and teaching media, interactive classroom management, and the implementation of contextual and collaborative learning models. In addition, Sunday School teachers must be equipped as spiritual facilitators who serve as role models of faith, possess reflective competence, and demonstrate sensitivity to children's character. Ongoing training—through workshops, peer discussions, and post-class evaluations—is essential to improve teaching quality and nurture children to grow in their faith in Christ.
Abstrak
Pembinaan guru Sekolah Minggu merupakan fondasi penting dalam membentuk kualitas pelayanan pendidikan iman anak-anak di gereja. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan strategi pembinaan guru Sekolah Minggu yang efektif dalam konteks GKJ Gunungkidul Yogyakarta, dengan fokus pada metode mengajar yang sesuai dengan perkembangan anak dan relevan dengan kebutuhan zaman. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menggali data melalui observasi, studi pustaka, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi mengajar yang efektif harus mempertimbangkan tahap perkembangan usia anak, penggunaan alat peraga dan media visual, pengelolaan kelas yang interaktif, serta penerapan model pembelajaran kontekstual dan kolaboratif. Selain itu, guru Sekolah Minggu harus dipersiapkan sebagai fasilitator rohani yang berperan sebagai teladan iman, memiliki kompetensi reflektif, dan peka terhadap karakter anak. Pembinaan yang berkelanjutan, baik melalui pelatihan, diskusi kelompok, maupun evaluasi pascakelas, menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan membentuk anak-anak yang bertumbuh dalam iman kepada Kristus.
References
Gaol, Timotius S. Lumban. “Sekolah Minggu sebagai Sarana Pembentukan Iman Anak.” Jurnal Ekumene STT Ekumene 6, no. 1 (2022): 89–102.
Hendrawati, Y. “Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dalam Era Digital.” Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Indonesia 3, no. 1 (2020): 45–56.
Kurniawan, Thomas. “Pengembangan Profesionalisme Guru Sekolah Minggu Melalui Pelatihan Berbasis Seminar.” Jurnal Pendidikan Agama Kristen 6, no. 1 (2018): 42–53.
Lumban Gaol, Timotius S. “Sekolah Minggu sebagai Sarana Pembentukan Iman Anak.” Jurnal Ekumene STT Ekumene 6, no. 1 (2022): 89–102.
Manalu, L., dan L. Naibaho. “Strategi Pengajaran yang Efektif dalam Sekolah Minggu.” Jurnal Pelayanan Anak 4, no. 2 (2021): 21–33.
Manurung, Renata L. “Pengaruh Pendidikan Karakter Kristen terhadap Perilaku Anak Sekolah Minggu.” Didache: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 2, no. 2 (2019): 107–118.
Marinda, Leny. “Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget dan Problematikanya pada Anak Usia Sekolah Dasar.” An-Nisa’: Jurnal Kajian Perempuan & Keislaman 13, no. 1 (April 2020).
Purba, Yohana. “Peningkatan Kompetensi Mengajar Guru Sekolah Minggu melalui Pelatihan Berbasis Seminar dan Simulasi.” Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 5, no. 2 (2021): 24–35.
Santrock, John W. Life-span Development. 16th ed. New York: McGraw-Hill Education, 2017.
Sumakul, Emma. “Pembelajaran Kontekstual dalam Pendidikan Kristen Anak.” Jurnal Didache 4, no. 2 (2021): 115–130.
Tumiwa, Wenda S. “Pentingnya Pembinaan Iman Anak Sejak Dini.” Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Ekumene 5, no. 1 (2022): 45–56.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sri Dwi Harti, Amellia Ardaning Sandrawati, Ardison Nenoliu, Marta Klarita Lessa, Gita Amanda, Ince Selan, Yenni Kasse

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









