Penguatan Pemahaman Tentang Harga Mengikut Yesus Kristus Berdasarkan Lukas 9:57–62 Melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat Di Gereja Oikumene “Jemaat Imanuel” Haul Sagu

Authors

  • Jenet Selfiani Sakey Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta
  • Jonidius Illu Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta
  • Petra Harys Alfredo Tampilang Sekolah Tinggi Teologi Arastamar Mamasa

DOI:

https://doi.org/10.63248/mangentang.v2i2.153

Keywords:

Penguatan Iman, Mengikut Yesus Kristus, Lukas 9:57-62, Gereja OIkumene, Jemaat imanuel, Haul Sagu

Abstract

Abstract

This article aims to strengthen the understanding of the Oikumene Church "Jemaat Imanuel" Haul Sagu regarding the meaning and cost of following Jesus Christ as explained in Luke 9:57–62. The background of this activity stems from two years of observation, which revealed that most congregation members still perceive the Christian calling merely as formal attendance at worship services, without emphasizing the aspects of commitment, sacrifice, and faithfulness. This is evidenced by the low level of participation in spiritual activities, with members attending only Sunday services and major church holidays. Therefore, this Community Service (PkM) activity was designed to provide faith strengthening based on the Bible, emphasizing three important dimensions: the right motivation, obedience in participating in spiritual activities, and wholeheartedness in following Jesus Christ. The method used was a qualitative approach with observation techniques to gain a contextual understanding of the congregation, as well as lectures during the implementation of the faith-strengthening program. Meanwhile, a descriptive method was used in the writing of this article to systematically explain key biblical teachings on following Jesus. The activity was conducted at the Oikumene Church "Jemaat Imanuel" Haul Sagu building on August 7, 2025, with approximately 30 congregation members participating. The results showed an increased awareness among the congregation regarding the consequences of faith. The members understood that following Jesus Christ is not merely a formal status as Christians, but a life decision that demands faithfulness, obedience, and willingness to sacrifice. Through this activity, the congregation was encouraged to renew their faith commitment, reject false motivations, and place the calling of Jesus Christ as the top priority in their daily lives.

Abstrak

Artikel ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman Gereja Oikumene ”Jemaat Imanuel” Haul Sagu mengenai makna dan harga mengikut Yesus Kristus sebagaimana dijelaskan dalam Lukas 9:57–62. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari hasil observasi selama dua tahun yang menunjukkan bahwa sebagian besar jemaat masih memahami panggilan Kristiani sebatas kehadiran formal dalam ibadah, tanpa menekankan aspek komitmen, pengorbanan, dan kesetiaan iman. Hal ini ditandai dengan minimnya keaktifan jemaat dalam mengikuti kegiatan rohani, jemaat hanya hadir dalam kebaktian minggu dan hari besar gerejawi lainnya. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dirancang untuk memberikan penguatan iman yang didasarkan pada Alkitab, dengan menekankan tiga dimensi penting yaitu motivasi yang benar, ketaatan dalam mengikuti kegiatan rohani, dan sepenuh hati dalam mengikuti Yesus Kristus. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi untuk memperoleh gambaran kontekstual jemaat, serta metode ceramah dalam pelaksanaan kegiatan penguatan iman. Sementara itu, metode deskriptif dipakai dalam penyusunan artikel guna menjelaskan secara sistematis pokok-pokok pengajaran Alkitab tentang mengikut Yesus. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Gereja Oikumene ”Jemaat Imanuel” Haul Sagu pada 7 Agustus 2025, dengan jumlah peserta sekitar 30 orang jemaat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran jemaat mengenai konsekuensi iman. Jemaat memahami bahwa mengikut Yesus Kristus bukan sekadar status formal sebagai orang Kristen, melainkan keputusan hidup yang menuntut kesetiaan, ketaatan, dan kesediaan untuk berkorban. Melalui kegiatan ini, jemaat didorong untuk memperbarui komitmen iman, menolak motivasi yang salah, serta menempatkan panggilan Yesus Kristus sebagai prioritas utama dalam kehidupan sehari-hari.

References

Adamczewski, Bartosz. The Gospel of Luke: A Hypertextual Commentary. Jesus Library 2023. New York: Peter Lang Edition, 2023.

Bock Darrell L., Jesus According to Scripture (Grand Rapids: Baker Academic, 2008).

Chrisope, Terry A., Mengakui Yesus Sebagai Tuhan, penerj. Philip Manurung (Surabaya: Momentum, 2018.

Dagi, Orna Nengsi, and Ruby Hatlan. “Makna Mengikut Yesus Dalam Analisis Teks Lukas 9:23.” Dorea: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 1, no. 2 (2023): 95–105.

Darrell L. Bock. Baker Exegetical Commentary on the New Testament. Baker: Grand Rapids, 1994.

Fritz Rienecker, Cleon L. Roger. A Linguistic Key To The Greek New Testament. Grand Rapind, Michigan: Zondervan Publishing House, 1996.

Henry, Matthew, Tafsiran Matthew Henry, Injil Lukas 1-12 (Surabaya: Momentum, 2009).

Hutabarat, Jimmy, and Milton Pardosi. “Theological Analysis of Luke 9:57-62 Regarding ‘Following Jesus’ on The Life of Service of Pastor and His Calling.” Abstract Proceedings International Scholars Conference 7, no. 1 (2019): 1970–1988.

I. Howard Marshall. The Gospel of Luke: A Commentary on the Greek Text, New International Greek Testament Commentary. Paternoster: Exeter, 1978.

Jonidius Illu, dkk., Penerapan Dogmatika Di Gereja Lokal Untuk Penguatan Iman Jemaat, Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi, volume 6 Nomor 1, Juni 2023.

Illu, Jonidius, dkk., Penerapan Dogmatika Di Gereja Lokal Untuk Penguatan Iman Jemaat, Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi, volume 6 Nomor 1, Juni 2023.

Joel B. Green. The Gospel of Luke. Eerdmans: Grand Rapids, 1997.

Kirk, Alexander. Diktat Kuliah Kisah Para Rasul Dan Surat Paulus. Yogyakarta, 2023.

Luthfiyah, Muh. Fitrah dan. Metodologi Penelitian: Penelitian Kualitatif, Tindakan Kelas Dan Studi Kasus. Sukabumi: CV Jejak, 2017.

Nggadas, Deky Hidnas Yan. “BIARLAH ORANG MATI MENGUBURKAN ORANG MATI Investigasi Latar Kultural Matius 8:21-22/Lukas 9:59-60.” Didache: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 1, no. 1 (2019): 1–24.

Piper, John, Apa Yang Yesus Tuntut Dari Dunia, penerj. Miriam Santoso (Malang: SAAT, 2016).

Utari, Ririn, Ruwi Hastuti, and Sarah Andrianti. “Pengaruh Pemahaman Mengikut Yesus Menurut Matius 16:24 Terhadap Motivasi Menjadi Hamba Tuhan.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 5, no. 1 (2021): 88.

Vanhoozer, Kevin J., Iman Menyuarakan Pemahaman – Pertunjukkan Drama Doktrin, penerj. Philip Manurung (Surabaya: Momentum, 2022).

Downloads

Published

2025-11-04

How to Cite

sakey, jenet selfiani, Illu, J., & Tampilang, P. H. A. (2025). Penguatan Pemahaman Tentang Harga Mengikut Yesus Kristus Berdasarkan Lukas 9:57–62 Melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat Di Gereja Oikumene “Jemaat Imanuel” Haul Sagu. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Mangentang, 2(2), 54–66. https://doi.org/10.63248/mangentang.v2i2.153