Pendekatan Interaktif Mengajar Bahasa Inggris Umum Bagi Anak-Anak Di Desa Wolwal Barat, Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor

Authors

  • Erwin Gulo Sekolah Tinggi Teologi Rajawali Arastamar Indonesia Batam
  • Destina Buulolo Sekolah Tinggi Teologi Rajawali Arastamar Indonesia Batam
  • Refamati Gulo Sekolah Tinggi Teologi Rajawali Arastamar Indonesia (STT-RAI) Batam

DOI:

https://doi.org/10.63248/mangentang.v2i2.174

Keywords:

Pendekatan Interaktif, Bahasa Inggris, Anak-Anak, Desa Wolwal Barat

Abstract

Abstract

English is the most widely used language internationally and is the mother tongue of more than 400 million speakers worldwide. Every day, millions of people use English in various contexts such as work, education, and social interactions. In Wolwal Barat Village, children show great enthusiasm in learning English after receiving basic instruction, because they consider English to be fun and important for continuing their education in the future. This study aims to examine teaching methods that can be applied in an interactive approach to English language learning for children, as well as to prepare them to be able to recognize and understand basic English through this method. It is hoped that an understanding of the application of an interactive approach at a basic level can improve the quality of English language learning in elementary schools in Wolwal Barat Village. This study uses a qualitative method through in-depth interviews with parents, children, and community leaders, as well as through observation and documentation. The results of the study show that the interactive approach has a positive impact on children's ability to understand the basics of English, thereby supporting their learning process at school. In addition, this study also raises public awareness of the importance of learning English from an early age.

Abstrak

Bahasa Inggris merupakan bahasa yang paling banyak digunakan di tingkat internasional dan menjadi bahasa ibu bagi lebih dari 400 juta penutur di seluruh dunia. Setiap hari, jutaan orang menggunakan bahasa Inggris dalam berbagai konteks seperti pekerjaan, pendidikan, dan interaksi sosial. Di Desa Wolwal Barat, anak-anak menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam belajar bahasa Inggris setelah menerima pembelajaran dasar, karena mereka menganggap bahasa Inggris menyenangkan serta penting untuk melanjutkan pendidikan di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode pengajaran yang dapat diterapkan dalam pendekatan interaktif untuk pembelajaran bahasa Inggris bagi anak-anak, serta mempersiapkan mereka agar mampu mengenal dan memahami bahasa Inggris dasar melalui metode tersebut. Diharapkan pemahaman mengenai penerapan pendekatan interaktif pada tingkat dasar dapat meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris di sekolah-sekolah dasar di Desa Wolwal Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam dengan orang tua, anak-anak, dan tokoh masyarakat, serta melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan interaktif memberikan dampak positif terhadap kemampuan anak-anak dalam memahami dasar-dasar bahasa Inggris sehingga dapat mendukung proses belajar mereka di sekolah. Selain itu, penelitian ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pembelajaran bahasa Inggris sejak usia dini.

References

Anjaya, Carolina Etnasari, Yonatan Alex Arifianto, Andreas Fernando, and Reni Triposa. “Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Keluarga Kristen Sebagai Upaya Menghadapi Pengaruh Sekularisme.” DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 7, no. 1 (2022): 124–38. https://doi.org/10.30648/dun.v7i1.660.

DKK, Gabriel Fredi Daar. “FUN ENGLISH FOR ELEMENTARY STUDENTS: MENINGKATKAN KETERAMPILAN BAHASA INGGRIS SISWA S KELAS 6 MELALUI METODE INTERAKTIF DAN PERMAINAN EDUKATIF” 3, no. 2 (2025): 355–61.

DKK, S. Sumihatul Ummah. “Permainan Edukatif Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Untuk Siswa Sekolah Dasar” 5, no. 3 (2023).

Dwi Narwoko & Bagong Suyanto. Sosiologi Teks Pengantar Dan Terapan. Jakarta: Prenada Media, 2014.

Fredian Tonny Nasdian. Sosiologi Umum. Jakarta: Buku Obor, 2015.

Kase, Tirza Klaudia, and Refamati Gulo. “Edukasi Penanganan Child Merriage : Dampak Negatif Terhadap Pernikahan Usia 12-16 Tahun Di Asrama Pelajar Sosok.” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Mangentang 1, no. 1 (2024): 22–31. https://penerbitviekawahanasemesta.com/index.php/mangentang/article/view/refamati_pkm2024.

Luciana, Occe. “Peranan Morning Briefing Terhadap Motivasi Belajar Dan Inspirasi Bagi Mahasiswa Teknik Elektro Politeknik Enjinering Indorama : Telaah Hasil Jawaban Pada Kuesioner.” Jurnal Ilmu Budaya 14 (2018): 7189–7200.

Maduwu, Byslina. “PENTINGNYA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SEKOLAH,” 2016.

Melisa Khoyyiroh Harahap, Diah Khoirunnisa Harahap. “MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BAHASA INGGRIS UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR,” 2024, 54–60.

Ranuntu, Garryn C, Golda J Tulung, Fakultas Ilmu, Budaya Universitas, and Sam Ratulangi. “Peran Lagu Dalam Pengajaran Bahasa Inggris Tingkat Dasar 1” 4 (2018): 99–110.

Rusman. Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Persada, 2012.

Sd, Siswa, Andreas Melalui, Pendekatan Interaktif, Retno Ginanjar, Iin Indarti, and Wenny Ana Adnanti. “Peningkatan Kemampuan Literasi Membaca Dan Menulis” 3, no. 01 (2024): 15–25. https://doi.org/10.58812/ejimcs.v3i01.

Solichin, M. Muchlis. Psikologi Pendidikan Berparadigma Konstruktivistik: Telaah Proses Perkembangan Dan Proses Belajar Disertai Model-Model Pembelajaran. Subaraya: CV. Salsabila Putera Pratama, 2016.

Syalsabila, Nadia, Dhea Tauchidda Istighfara, Norainny Yunitasari, and Gresik. “PENGENALAN BAHASA INGGRIS DASAR KHUSUS ANAK – ANAK,” n.d.

Tjipto Sibadi. Metode Penelitian Kualitatif. Edited by Erlina Farida Hidayati. Pertama. Surakarta: Muhammaddiyah University Press, 2006.

Downloads

Published

2025-11-27

How to Cite

Gulo, E., Buulolo, D., & Gulo, R. (2025). Pendekatan Interaktif Mengajar Bahasa Inggris Umum Bagi Anak-Anak Di Desa Wolwal Barat, Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor . Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Mangentang, 2(2), 109–118. https://doi.org/10.63248/mangentang.v2i2.174